logo blog
Selamat Datang di Info Jurusan Kuliah
Terima kasih atas kunjungan Anda di Info Jurusan Kuliah,
semoga apa yang saya share di sini bisa bermanfaat dan memberikan motivasi pada kita semua
untuk terus berkarya dan berbuat sesuatu yang bisa berguna untuk orang banyak.

Prospek Karir/Kerja Lulusan Jurusan Kuliah Desain Fashion


Jika diantara teman-teman ada yang naksir mode seperti Louis Vuitton, Gucci, Dior, atau Prada. Ingin seperti Harry Darsono, Adjie Notonegoro, atau Dian Pelangi yang sudah relatif terkenal di dunia mode internasional, atau teman-teman ingin mengikuti minggu mode di Milan, New York, London dan Paris dengan campuran rasa takjub dan cemburu. Maka, teman-teman mungkin perlu mempertimbangkan untuk mengambil kuliah di jurusan desain fashion.

Dalam bidang ini kamu bisa mengambil spesifikasi  fotografi, PR dan desain hingga merchandising, atau area mana saja dari industri fashion yang kamu pilih untuk diikutsertakan, gelar mode bisa menjadi kunci serangkaian pilihan karir yang menarik. Desain fashion adalah industri yang sangat teknis, membutuhkan perhatian besar terhadap detail dan kesabaran. Aspek inilah yang sering ditemukan oleh para mahasiswa jurusan ini. Kuliah di jurusan ini, berarti teman-teman harus siap untuk memelajari sketsa desain, membuat koleksi pakaian, menjahit pakaian, mempelajari tekstil dan kain, membuat pola, bahkan menggunakan teknologi terbaru seperti pengguan program komputer(CAD).

Namun perlu teman-teman perhatikan bahwa Industri fashion adalah indutstri yang sangat dinamis dan kompetitif, jadi pastikan untuk memanfaatkan semua peluang yang Kamu bisa dapatkan selama menjalani perkuliahan, termasuk misalnya magang, kesempatan berjejaring, serta untuk meningkatkan kemampuan kerja pasca menyelesaikan program sarjana teman-teman.
Sebagai bahan pertimbangan untuk memilih jurusan desain fashion, lanjutkan membaca artikel ini. Kita akan membahas beberapa karir dalam dunia fashion yang dapat teman-teman kejar setelah lulus dari kuliah di jurusan desain fashion, dengan saran lebih lanjut tentang bagaimana meningkatkan CV teman-teman untuk pekerjaan mode.

Karir dalam dunia fashion

Desainer busana

Mereka yang kuliah di jurusan desain fashion tentu saja mengejar karir di desainer fashion atau perancang busana. Sebagai perancang busana, tugas Kamu adalah merancang dan memproduksi pakaian dan produk Kamu sendiri. Ini adalah area yang sebagian besar diperuntukkan bagi lulusan desain fashion di sekolah atau universitas mode ternama.

Saat teman-teman mulai berkarir sebagai perancang busana, kemungkinan Kamu akan bekerja sebagai asisten. Dalam tahap ini kamu dapat mengembangkan keterampilan Kamu dan mendapatkan lebih banyak tanggung jawab, termasuk kesempatan untuk menghasilkan gagasan dan kreasi Kamu sendiri. Sebagai alternatif, jika Kamu memiliki sisi kewirausahaan dan keterampilan kepemimpinan, ada juga pilihan untuk memulai bisnis perancang busana Kamu sendiri. Peluang ini tidak bisa dianggap enteng, banyak lulusan memilih bekerja di perusahaan yang mapan untuk mendapatkan pengalaman langsung yang berharga, sebelum memulai wirausaha mandiri dalam bidang fashion.

Karir dalam desain fashion sangat beragam. Kamu bisa bekerja dalam tim yang menciptakan lini fashion high street / designer; Sebagai perancang pola dalam perusahaan tekstil; Atau sebagai perancang / asisten di dalam rumah mode besar atau kecil. Karir dalam desain fashion cenderung paling memuaskan bagi lulusan yang sangat kreatif, suka menggambar dan membuat sesuatu yang baru, dan terinspirasi oleh mode.

Cara meningkatkan kemampuan sebagai desainer fashion
Untuk meningkatkan kemampuan kamu bisa dilakukan dengan Magang mode (dengan fokus pada desain); Portofolio kerja (semakin banyak proyek yang pernah dikerjakan akan meningkatkan profesionalisme di mata pelanggan); Pengalaman dalam aspek industri fesyen lainnya (misalnya ritel, pemasaran, produksi, dll.); Kontak industri fashion (ini dapat di mulai jaringan selama gelar Kamu).

Fashion merchandising dan Fashion Buyer

Fashion Buyer adalah orang yang bertugas menangani para fashion supplier, mereka banyak bernegosiasi supplier tersebut, mulai dari bernegosiasi tentang produk terbaru, sampai tentang harga dan merchandising khusus yang bisa mereka sediakan. Selain itu, mereka juga bertugas untuk melakukan pembelian produk-produk fashion untuk tempat mereka bekerja, baik dari merk-merk fashion yang sudah terkenal maupun dari para white label supplier.
(White label adalah istilah dalam industri retail. Produk white label berarti produk yang diproduksi oleh sebuah supplier, namun dibeli oleh perusahaan lain—misalnya, sehingga produk tersebut seakan-akan adalah produksi in-house perusahaan yang membeli).
Dalam melakukan pembelian, selain menegosiasi harga, fashion buyer juga harus menentukan marjin laba atas penjualan, rencana pemasaran, serta stock planning. Sebagai buyer atau pembeli, aku bertanggung jawab untuk menjaga hubungan baik dengan para supplier.
Merchandise fashion, di sisi lain, lebih berorientasi pada bisnis, dengan tugas utamanya adalah menghitung perkiraan berapa banyak seorang akan berbelanja di suatu toko, dan memastikan bahwa produk yang dijual berada di toko yang tepat pada waktu yang tepat.

Fashion buyer dan fashion merchandising pekerjaan utama dalam industri ritel fashion, dengan organisasi perekrutan termasuk toserba, gerai ritel, pengecer online, atau toko dan butik independen yang lebih kecil. Jadi, jika Kamu ingin meramalkan tren terbaru dan mengawasi apa yang akan dijual, karier dalam mode merchandising atau fashion mode mungkin cocok untuk Kamu.
Bagaimana meningkatkan kemampuan kerja pascasarjana Kamu: blog mode; Pengetahuan tentang pasar dan tren jalanan / perancang saat ini; Pengalaman ritel; Keterampilan berhitung; Magang fashion (dalam membeli, merchandising, desain atau pemasaran).

Pemasaran fashion dan Public Relation (PR)

Tren mode datang dan pergi dengan sangat cepat, yang berarti departemen pemasaran dan PR fashion selalu ditantang untuk menyebarkan berita tentang  gaya terbaru. Diajarkan sebagai spesialisasi terpisah di banyak sekolah dan universitas mode, pemasaran fashion melibatkan pembuatan kampanye dan strategi periklanan untuk menjual produk perusahaan Kamu kepada klien (termasuk toko) dan konsumen individual.

Kamu akan terlibat dalam menganalisis tren baru dan bahkan menentukan apakah sebuah produk dapat dipasarkan. Pemasaran fashion dan Public Relation harus memiliki kemampuan komunikasi yang kuat, mata yang mampu melihat detail, pengetahuan praktis tentang kebiasaan konsumen dan indra keenam untuk tren yang akan datang.

Cara meningkatkan kemampuan kerja pascasarjana Kamu: Pengalaman ritel; Keterampilan copywriting; Pengetahuan konsumen; Keterampilan komunikasi yang bagus; Pengalaman bekerja dalam tim; Magang fashion (dalam pemasaran atau desain).

Produksi dan manajemen busana

Produksi busana sering dianggap sebagai "garis depan" industri fesyen, dan banyak perhatian dan keahlian diperlukan untuk memastikan kualitas dan konsistensi dalam keseluruhan produk. Setelah mendapatkan pengalaman di bidang ini, kemungkinan karir manajemen akan terbuka bagi Kamu, sehingga Kamu bisa menaiki tangga produksi sampai Kamu memiliki tim Kamu sendiri. Sebagai alternatif, Kamu bisa mendapatkan gelar pascasarjana dalam manajemen, yang mengkhususkan diri di bidang yang relevan.

Dalam beberapa tahun terakhir, sisi inovasi dari produksi mode telah berkembang pesat, dengan semakin menekankan pada keberlanjutan dan nihil pemborosan, menjadikannya salah satu pekerjaan mode yang lebih menantang dan menguntungkan karena jangkauan dan relevansinya yang luas. Perancang yang sadar akan mode dengan keterampilan kepemimpinan yang kuat adalah kandidat utama untuk pekerjaan mode dalam produksi.

Bagaimana meningkatkan kemampuan kerja selepas kuliah: pelajari proses produksi textile; skill kepemimpinan; Pengalaman dalam produksi / manufaktur; Magang mode (dalam produksi atau desain).

Jurnalisme dan penerbitan busana

Jurnalisme fashion adalah area karir yang sangat populer bagi mereka yang belajar fashion, didorong oleh booming blogging dalam mode sejak awal internet hingga saat ini. Entah Kamu ingin menjadi seorang blogger, reporter berita atau jurnalis majalah, ada banyak jalan menuju kesuksesan sebagai seorang jurnalis fashion.

Jurnalis mode hadir dalam berbagai macam bentuk; Menulis untuk publikasi perdagangan, PR perusahaan, situs e-commerce, situs berita, majalah mode dan media cetak dan media online lainnya. Jika pekerjaan ini terdengar menarik bagi Kamu, gelar fashion Kamu juga harus dipasangkan dengan keterampilan menulis yang kuat dan portofolio tulisan fashion yang solid. Jika Kamu kekurangan pengalaman menulis tapi tetap ingin mengejar karir fashion dalam penerbitan dan jurnalisme, Kamu mungkin bisa mempertimbangkan untuk mangambil gelar sarjana dalam bidang jurnalistikdengan mengambil spesifikasi di bidang jurnalisme mode, jurnalisme majalah atau jurnalisme selebriti.

Bagaimana meningkatkan kemampuan kerja selepas kuliah: blog mode; Jurnalisme / magang mode; Pengalaman menulis untuk publikasi universitas; Gelar pascasarjana dalam mode dan / atau jurnalisme.

Periklanan

Terkait dengan bidang pemasaran fashion, industri periklanan juga bisa memberikan berbagai karir bagi lulusan fashion. Entah Kamu mengiklankan fashion high street, fashion mewah atau produk terkait, lulusan fashion desai  dapat menggunakan keterampilan yang diperoleh selama kuliah untuk lebih 'menjual' mode terbaru kepada klien dan konsumen.
Karir fashion dalam periklanan bisa dalam media cetak, film atau digital dan dapat mencakup peran dalam penulisan naskah fashion, editorial, styling (untuk pemotretan dan lain-lain), pemasaran multimedia dan pengelolaan hubungan masyarakat.

Bagaimana meningkatkan kemampuan kerja pascasarjana Kamu: Pengalaman bekerja dalam tim; Keterampilan copywriting; Magang periklanan / pemasaran.

Teknologi mode

Sektor karir yang berkembang meningkat dengan terjadinya revolusi digital, teknologi mode adalah area mode yang sempurna bagi siapa saja yang tertarik pada berbagai teknologi transformatif yang terlibat - mulai dari pengujian desain virtual antarmuka, dan algoritma yang memprediksi pola dalam pilihan konsumen, pengembangan materi baru dan Terobosan dalam cara pakaian merespons tubuh dan lingkungan kita.

Sebagai area yang berkembang pesat, teknologi fashion menjanjikan banyak ruang untuk pengembangan karir, dengan prospek yang menarik dan tak terbatas. Menanggapi permintaan yang ada dan yang diproyeksikan kedepan, semakin banyak sekolah mode dan universitas sekarang menawarkan gelar khusus dalam teknologi mode.

Jadi, jika Kamu tertarik dengan teknologi tekstil, desain perangkat lunak yang inovatif, teknologi produksi baru (seperti pemotongan laser dan pencetakan 3D dll) atau bahkan membuat teknologi yang dapat dipakai modis, karir dalam teknologi mode bisa jadi untuk Kamu.

Bagaimana meningkatkan kemampuan kerja pascasarjana Kamu: kemampuan teknis; Magang mode (dalam produksi atau desain); Ketertarikan terhadap teknologi baru.
---
Karir umum lainnya dalam mode meliputi:  visual merchandising (pakaian dan lainnya), manajemen ritel, event organizer, penjualan, penjahit, pembuatan pola, desain kostum, manajemen buasana, belanja pribadi, peragaan busana, fotografi, pemodelan dan desain perhiasan.
Enter your email address to get update from Jurusan Kuliah.
Print PDF
Next
This is the current newest page
Previous
Next Post »

Copyright © 2013. Jurusan Kuliah - All Rights Reserved | Template Created by Kompi Ajaib Proudly powered by Blogger